Penjelasan Struktur Folder Laravel untuk Pemula 2025
Laravel adalah salah satu framework PHP yang paling populer. Menggunakan pola arsitekturย ย MVC (Model-View-Controller) yang dapat membantu developer membangun aplikasi dengan cepat,ย terstruktur, danย efisien.
Maka dari itu, Laravel dirancang dengan struktur dimana terdapat banyak folder & file yang dipisah sesuai denganย tugasnya masing-masing. Tujuannya adalah supaya setiap bagian kode tersimpan di tempat yang sesuai dengan tugasnya dan mudah untuk dikelola. Dengan begitu, proses pengembangan aplikasi menjadi lebih teratur dan beraturan, baik oleh seorang developer maupun tim besar.
Penjelasan Bagian-Bagian Dari Struktur Folder
Kalau kamu baru belajar Laravel, mungkin sempat bingung, โFolder ini buat apa sih?โ Tenang, kita akan bahas fungsi tiap folder & file yang ada pada project Laravel.
Dapat dilihat pada gambar diatas, bahwa sebuah project Laravel berisi banyak folder & file.ย
Folder app/
Tempat logika utama aplikasi pada Laravel disimpan. Semua kode inti, seperti controller, model, dan service, ada di sini.
Berikut ini fungsi dari folder & file:
- Http/Controllers/ โ Berisi Controller yang bertugas untuk mengatur alur aplikasi.
- Controller.php โ File dasar untuk semua controller.
- Models/ โ Berisi Model untuk merepresentasikan tabel di database.
- User.php โ Model bawaan untuk tabel users.
- Providers/ โ Berisi Service Provider, yang bertugas menyiapkan layanan dan konfigurasi ketika aplikasi dijalankan.
Folder bootstrap/
Folder ini berfungsi untuk menyiapkan dan menjalankan Laravel sebelum aplikasi dijalankan.
Di dalamnya ada file penting dan folder cache.
Berikut ini fungsi dari folder & file:
- cache/ โ Menyimpan hasil cache agar performa lebih cepat.
- app.php โ starter utama aplikasi Laravel, dengan membuat instance Laravel.
- providers.php โ Daftar service provider hasil cache untuk mempercepat load.
Folder config/
Folder ini adalah pusat pengaturan Laravel. Kamu bisa mengatur cara aplikasi berjalan, mulai dari database, autentikasi, cache, sampai email ada di sini.
Folder database/
Folder ini digunakan untuk mengelola struktur database, data contoh, dan testing data di Laravel.
Berikut ini fungsi dari folder & file:
- factories/ โ Digunakan untuk membuat data palsu (dummy) atau testing.
- migrations/ โ Skrip untuk mengelola struktur database (seperti pembuatan, perubahan, atau penghapusan tabel) menggunakan kode, bukan query SQL langsung.
- 0001_01_01_000000_create_users_table.php โ Membuat tabel users.
- 0001_01_01_000001_create_cache_table.php โ Membuat tabel untuk cache.
- 0001_01_01_000002_create_jobs_table.php โ Membuat tabel untuk antrian (queue jobs).
- seeders/ โย Folder untuk mengisi data awal ke database.
- database.sqlite โ File database SQLite bawaan Laravel kalau kamu menggunakan SQLite sebagai database. (opsional)
Folder public/
Folder ini berisi semua file yang bisa diakses langsung oleh user pada aplikasi.
Berikut ini fungsi dari tiap file:
- .htaccess โ File konfigurasi untuk Apache server.
- favicon.ico โ Untuk menampilkan Ikon kecil di browser.
- index.php โ File yang digunakan sebagai pintu masuk semua request dari user ke Laravel.
- robots.txt โ File yang digunakan untuk Mengatur instruksi kepada search engine, halaman mana yang boleh diindeks atau tidak oleh Google, dll.
Folder resources/
Folder ini digunakan untuk menyimpan file sumber daya (assets) dan template tampilan (view) sebelum dikompilasi atau digunakan. Semua file di sini biasanya diproses sebelum dipindahkan ke folder public.
Berikut ini fungsi dari folder & file:
- css/ โ Berisi file CSS untuk styling tampilan aplikasi.
- js/ โ Berisi file JavaScript untuk interaksi dan logika front-end.
- views/ โ Berisi file tampilan (view) menggunakan Blade template engine.
- welcome.blade.php โ Tampilan default Laravel yang muncul ketika kamu pertama kali menginstall Laravel.
Folder routes/
Folder ini berisi file untuk mengatur URL aplikasi dan menentukan apa yang dilakukan Laravel ketika URL tersebut diakses (routing).
Berikut ini fungsi dari tiap file:
- api.php โ Berisi rute untuk API.
- console.php โ Rute untuk perintah Artisan (command di terminal).
- web.php โ Berisi rute untuk halaman web.
Folder storage/
Folder ini digunakan untuk menyimpan file yang dihasilkan oleh aplikasi Laravel, seperti cache, log, file sementara, dan file yang di-upload.
Berikut ini fungsi dari folder & file yang penting:
- app/ โ Menyimpan file aplikasi yang bersifat privat (tidak bisa diakses langsung oleh publik).
- private/ โ File privat yang hanya digunakan secara internal.
- public/ โ File yang bisa diakses publik.
- .gitignore โ Digunakan untuk mengabaikan file tertentu agar tidak ikut masuk ke Git repository.
- logs/ โ Tempat menyimpan log error dan aktivitas.
Folder tests/
Folder yang berisi semua file testing di Laravel. Folder ini digunakan untuk menulis dan menjalankan tes otomatis agar memastikan fitur aplikasi berjalan sesuai harapan.
Berikut ini fungsi dari folder & file:
- Feature/ โ Folder untuk memeriksa alur kerja atau fitur kode secara keseluruhan.
- ExampleTest.php โ File contoh bawaan Laravel untuk memperlihatkan cara membuat pengujian unit.. (dapat dihapus sesuai kebutuhan)
- Unit/ โ Folder pengujian unit test yang memeriksa bagian kecil kode secara spesifik.
- TestCase.php โ Kelas dasar (base class) yang digunakan untuk semua pengujian.
Folder & File penting Lainnya
Berikut ini fungsi dari folder & file yang penting:
- vendor/ โ Menyimpan semua library dan package pihak ketiga yang di-install melalui Composer.
- .env โ Tempat menyimpan konfigurasi environment (misalnya database, mail, API key) yang spesifik untuk server atau lokal.
- .env.example โ Contoh template dari file .env agar developer lain tahu variabel apa saja yang harus disiapkan.
- .gitattributes โ Mengatur bagaimana Git menangani file dalam repo (misalnya end-of-line, merge).
- .gitignore โ Menentukan file/folder yang tidak perlu dimasukkan ke Git (contoh: vendor/, .env).
- artisan โ File berisi Command-line interface yang menyediakan perintah untuk membantu dalam pengembangan aplikasi Laravel.
- composer.json โ File konfigurasi Composer.
- package.json โ File konfigurasi untuk npm/yarn.
- README.md โ Dokumentasi proyek (biasanya berisi cara instalasi & penggunaan).
- vite.config.js โKonfigurasi Vite, tool untuk meng-compile dan mengoptimasi asset frontend (CSS, JS).
Jadi Mana yang penting untuk pemula?
Berikut ini beberapa folder & file harus dipelajari untuk pemula.
- Folder app/
- Folder database/
- Folder resources/
- Folder routes/
- .env
Penutup
Memahami struktur folder Laravel adalah langkah penting bagi pemula untuk mengembangkan aplikasi web secara efisien di tahun 2025. Dengan mengetahui fungsi setiap folder & file, developer dapat bekerja lebih terstruktur, mudah melakukan debugging, dan menjaga kode tetap rapi.
Solusi Digitalisasi Bisnis dari Nawatara Tech
Buat kamu yang pengen punya website tapi nggak mau ribet, MauWebBisnis dari Nawatara Tech siap bantu! Kami bikin website yang profesional, cepat, dan gampang dikelola. Mulai dari Landing Page sampai Website Sistem Otomatis, semua bisa disesuaikan dengan kebutuhan bisnis kamu.
Jadi, daripada terus-terusan terjebak di marketplace, lebih baik ambil langkah besar buat punya website sendiri. Saatnya bisnis kamu lebih stabil, lebih untung, dan lebih siap bersaing!
Bangun website profesional yang bukan hanya cepat dan menarik, tapi juga didukung strategi digital marketing lengkap untuk meningkatkan traffic dan penjualan bisnismu!
MauWebBisnis dari NawaTara Tech menawarkan layanan Website Profesional #1, mulai dari Landing Page hingga Website Sistem Otomatis yang dirancang untuk meningkatkan visibilitas dan konversi bisnismu.

Baca Juga:ย Apa Itu Laravel? Materi Penjelasan untuk Pemula Tahun 2025
Berlangganan Saluran WhatsApp: WA Channel
Join Community Sekarang: Nawatara Community
Post Comment